Wawali Palu Bersama MANPA UIN Datokarama Diskusikan Soal HIV/AIDS

PALU -Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE.,M.A.P menerima kunjungan audiensi pengurus baru Mahasiswa Anti Narkoba dan Peduli AIDS (MANPA) UIN Datokarama Palu di ruang kerjanya, Rabu (17/6).

Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Selain menjadi momentum perkenalan kepengurusan baru MANPA, pertemuan juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai berbagai upaya pencegahan HIV/AIDS serta penguatan edukasi kepada masyarakat.

Ketua Umum MANPA UIN Datokarama Palu, Muh Taufik, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya ingin membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dengan Pemerintah Kota Palu, khususnya dalam isu-isu sosial yang menjadi perhatian bersama.

Menurut Taufik, MANPA memandang penting keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai HIV/AIDS.

Edukasi yang tepat dinilai menjadi kunci dalam mencegah munculnya stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

“Selain memperkenalkan kepengurusan baru, kami juga ingin berdiskusi dan membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Palu. Kami melihat Ibu Wakil Wali Kota memiliki perhatian yang besar terhadap isu HIV/AIDS sehingga ada banyak hal yang bisa disinergikan,” ungkap Taufik.

Dalam audiensi tersebut, pengurus MANPA turut memaparkan rencana pelaksanaan dialog interaktif yang akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, legislatif, Komnas HAM, hingga masyarakat adat.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan sosial secara terbuka dan konstruktif, termasuk isu HIV/AIDS.

Taufik menjelaskan, dialog tersebut dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih memahami langkah-langkah pencegahan HIV/AIDS tanpa menimbulkan prasangka terhadap kelompok tertentu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Imelda menyambut baik kehadiran pengurus baru MANPA dan mengapresiasi komitmen mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya narkoba dan pencegahan HIV/AIDS.

Dalam kesempatan tersebut, wakil wali kota memberikan sejumlah masukan kepada para pengurus agar terus memperkuat peran organisasi sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Wakil wali kota juga mendorong agar kegiatan-kegiatan edukatif yang dilakukan dapat menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda.

Rencana dialog interaktif yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026 pun disepakati untuk dijadwalkan ulang pada Juli 2026, menyesuaikan agenda kedinasan Wakil Wali Kota Palu di luar daerah.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara Pemerintah Kota Palu dan kalangan mahasiswa dalam mendukung upaya pencegahan HIV/AIDS, penyalahgunaan narkoba, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat dan bebas stigma.(Hi)

Baca Juga