PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., meninjau pelaksanaan Pasar Tani yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu di halaman Kantor DPKP Kota Palu, Rabu (18/06).
Kegiatan yang menghadirkan sekitar 30 petani Kota Palu tersebut menjadi wadah bagi para petani dan peternak untuk memasarkan hasil produksi mereka secara langsung kepada masyarakat tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.
Berbagai kebutuhan pangan dijajakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari cabai rawit, cabai keriting, tomat, bawang merah, beras, telur, daging ayam, ikan air tawar, hingga aneka produk pangan lokal lainnya.
Harga yang ditawarkan pun relatif lebih terjangkau dibandingkan harga yang beredar di pasaran.
Saat meninjau lokasi, Wakil Wali Kota Palu menyempatkan diri mengunjungi setiap stan, berinteraksi dengan para petani, serta melihat langsung kualitas produk yang dipasarkan.
Wakil wali kota juga memberikan apresiasi kepada para petani yang terus berupaya menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat Kota Palu.
Kegiatan Pasar Tani ini dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat sektor pertanian lokal sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi para petani.
Selain membantu meningkatkan pendapatan petani, kegiatan tersebut juga memberikan keuntungan bagi masyarakat karena dapat memperoleh bahan pangan segar dengan harga yang lebih bersahabat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lukman,SPT,MM mengatakan bahwa Pasar Tani kali ini mengusung konsep baru yang menempatkan petani sebagai pelaku utama dalam proses pemasaran hasil pertanian.
“Bersama teman-teman kami membuat konsep baru tentang pasar tani yang sebenarnya, yaitu menghadirkan petani yang ada di Kota Palu ke dalam satu event pasar tani untuk kita pertemukan dengan konsumen,” ungkap Kadis.
Menurut Kadis, konsep tersebut bertujuan memotong mata rantai distribusi yang selama ini menyebabkan selisih harga cukup tinggi antara tingkat petani dan konsumen.
Dengan pemasaran langsung, petani memperoleh harga jual yang lebih baik, sementara masyarakat dapat menikmati harga yang lebih murah.
Pelaksanaan Pasar Tani juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian dan peternakan.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai sarana promosi produk lokal, peningkatan kesejahteraan petani dan peternak, serta penguatan ketahanan pangan daerah.
Dengan mempertemukan langsung produsen dan konsumen, Pasar Tani diharapkan mampu menciptakan ekosistem pangan yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan di Kota Palu.(Hi)