Palu Raih Peringkat 1 se Sulteng, Penilaian SPM oleh Kemendikbudristek

PALU – Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek) Republik Indonesia merilis Kota Palu berhasil meraih Peringkat Pertama se Sulawesi Tengah tentang penilaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) disektor Pendidikan.

Kota Palu berada di posisi puncak dengan capaian nilai 75,31, disusul Morowali dengan nilai 73,3 dimana kedua daerah ini masuk dalam kategori Tuntas Pratama.

Sedangkan untuk kategori Tuntas Muda terdapat 10 kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah yakni Banggai Laut dengan capaian 68,53,Bangkep 67,12. Morut 66.39.Buol 65,7.Parimo 65,21.Banggai 64.98. Poso 63,71. Sigi 62,64. Toli Toli 62,36 dan Touna 61,46.

Sedangkan satu satunya Kabupaten di Sulteng yang berada pada posisi paling bawah dan menyandang kategori Belum Tuntas yakni Kabupten Donggala dengan nilai 59,56.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu Hardi,S.Pd., M.Pd kepada media online laporanrakyat mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan kerjasama yang baik, dari seluruh masyarakat, serta keluarga besar Pendidikan yang ada di kota Palu

“Alhamdulillah, tahun ini Raport pendidikan Kota Palu naik dengan Prosentasi sebesar 6,95 persen, kalau di tahun 2024 kita berada di 68 persen maka tahun 2025 ini kita berada di 75,31 persen dengan kenaikan yang cukup Significant”Ucap Hardi

Dia menambahkan dengan berada pada posisi puncak kota Palu kini telah berstatus Tuntas Pratama kalau tahun sebelumnya masih berstatus Tuntas muda

Hardi menerangkan Raport Pendidikan itu merupakan laporan pendidikan disetiap daerah kabupaten/kota yang ada

“Laporan pendidikan itu berisi tentang data dan informasi mengenai kondisi pendidikan disuatu daerah mulai dari kabupaten/kota dan Provinsi hingga ke tingkat nasional”jelasnya

Kata Hardi Raport pendidikan ini bisa di akses oleh publik secara umum dan terbuka

“Raport pendidikan ini merupakan hasil dari asesment pendidikan di tingkat Nasional,”.ucapnya

Dia menambahkan bahwa asesment nasional yang dilaksanakan pada tahun 2024 itu akan di rilis pada tahun 2025 begitulah seterusnya asesmen tahun ini akan dirilis pada tahun 2026.

“Capaian ini berisi kemampuan Literasi siswa,kemampuan numerasi siswa dll, artinya semua capaian ini ada disekolah, dan hampir semua sekolah yang ada di kota Palu itu hijau (baik)”jelasnya

Meski demikian Hardi mengaku masih ada juga beberap sekolah yang nilainya agak sedikit turun namun sebagian besar mengalami peningkatan.

Lebih Lanjut kata Hardi selain itu ada pula Surfey Nasional yang dilakukan dengan menilai karakter peserta didik bernama Surfey lingkungan belajar (Sulinjar).

“Surfey ini akan mengungkap karakter peserta didik kita,juga termasuk Profil pendidikan Prestasi akademik serta perilaku dan sikap siswa di sekolah”terangnya

Hardi berharap terkait perilaku dan sikap semua sekolah harus mampu menanamkan sekolah yang nyaman dan aman, jauh dari perundungan (bullying) sehingga anak anak merasa terlindungi ketika dia belajar dan disaat dia akan pulang sekolah.ujar Hardi.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengapresiasi capaian yang telah diraih dan berharap bahwa prestasi ini harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan dimasa mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pendidikan di kota Palu,yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, saya juga mengapresiasi kinerja para tenaga pendidik yang ada, serta para orang tua siswa atas kerjasama yang baik sejauh ini, sehingga kota Palu mampu meraih prestasi yang cukup membanggakan ini”.tutupnya.(HI)

Baca Juga