PALU – Pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Kegiatan Sosialisasi/ Diskusi “Kelas Paham Saham” di Aula Pertemuan Kantor Diskarpus Kota Palu pada Rabu,(4/2)
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Palu Asharrini Mastura,SE.M.Si dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan Literasi finansial merupakan hal yang sangat penting diera modernisasi dan tatanan inflasi saat ini
“Literasi Financial dan keamanan Financial adalah ruang yang menyangkut saling mendukung dengan tercapainya kesejahteraan keuangan”ujarnya
Dia menerangkan manfaat Literasi keuangan yakni pengelolaan keuangan yang lebih baik kemudian mengurangi Resiko penipuan keuangan dan meningkat kemampuan berinvestasi.
“Investasi keuangan pada literasi Financial mengenai keamanan cyber dengan fokus pada pengenalan modus penipuan memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan literasi keamanan Financial yang akan disampaikan oleh para pemateri yang ada”sebutnya
Kata dia para peserta dibekali dengan pemahaman yang mendalam tentang berbagai resiko yang terkait dengan pengelolaan keuangan serta langkah langkah yang dapat diambil untuk mengidentifikasi dan menghindari kasus penipuan terkait Financial
“Alhamdulillah dan Terima kasih, sebagai tuan rumah dalam kegiatan literasi Financial ini, kami mengapresiasi BEI atas pelaksanaan kegiatan yang baru pertama kalinya di laksanakan ini, kami berharap kolaborasi dan kerjasama ini dapat terus terjalin dimasa mendatang”ujarnya
Sedangkan salah satu narasumber dari pihak BEI Putri Irnawati mengatakan bahwa dalam hal pengelolaan Financial harus selalu berhati hati dengan adanya aksi penipuan yang menawarkan hal hal yang cukup menggiurkan.

Dia menerangkan Bursa Efek Indonesia diamanahkan oleh undang undang sebagai penyelenggara perdagangan efek di indonesia
“Bursa efek ini hampir ada di seluruh dunia, kalau diibaratkan MALL maka bursa efek ini adalah sebagai pengelolanya,kami mengelola Pasar modal”ujarnya
Menurutnya terkait pasar modal ini ada yang namanya perusahaan terbuka yang butuh dana jangka panjang dengan sasaran sebagai pembelinya yakni masyarakat yang ingin berinvestasi dipertemukannlah di Pasar modal
“Jadi,Bursa Efek ini adalah Penyelenggaranya yang mempertemukan kedua pihak tersebut”jelasnya
Kata Putri barang yang di perdagangkan di pasar modal yaitu aset aset keuangan/surat berharga dengan pembelinya yaitu masyarakat yang disebut sebagai investor.
Pada kegiatan tersebut juga di laksanakan secara virtual yang diikuti oleh perwakilan Diskarpus Provinsi Sulteng, dan Diskarpus dari sejumlah Kabupaten yang ada di Sulteng
Diskusi yang menghadirkan sebanyak 2 pemateri dari BEI itu berfokus pada 3 poin yakni Pengenalan investasi Pasar Modal ,Pengenalan aplikasi investasi dan Teknik analisa saham untuk pemula
Nampak hadir pula Sekdis Karpus Kota Palu Rusdin, bersama sejumlah pejabat setempat, para pengelola perpustakaan dan pegiat literasi se-Provinsi Sulteng serta sejumlah pihak pihak terkait lainnya.(Hi)