Kadis Pertanian dan KP Palu uraikan lima manfaat Pakan Fermentasi dihadapan 7 Kelompok Peternak

foto dok: laporanrakyat

PALU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu menggelar Kegiatan Pelatihan pembuatan pakan Fermentasi dan pembuatan pakan silase untuk calon kelompok ternak yang akan mendapatkan bantuan di tahun 2025 bertempat di Kelurahan Layana Indah Kota Palu, pada Kamis (18/9)

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Palu Asharrini Mastura dalam sambutannya saat membuka kegiatan menuturkan Sektor peternakan merupakan bagian penting dalam pembangunan pertanian yang berkontribusi besar terhadap penyediaan pangan bergizi, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pengentasan kemiskinan di daerah kita.
“Salah satu kunci keberhasilan usaha ternak adalah ketersediaan pakan yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Dengan demikian perlu melakukan pembuatan pakan fermentasi untuk cadangan pakan di musim paceklik” ucap Asharrini

Dia menerangkan Manfaat pakan fermentasi (silase) bagi ternak cukup banyak, baik dari sisi kualitas pakan maupun efisiensi pemeliharaan ternak.

‘”manfaat pertama meningkatkan Kualitas Nutrisi, kemudian Meningkatkan Palatabilitas (Rasa & Aroma) 3. Efisiensi Pakan & Biaya, yang keeempat Meningkatkan Produktivitas Ternak,dan manfaat kelima Mengurangi limbah pertanian yang terbuang” sebutnya

Menurutnya dengan pelatihan ini pihaknya ingin mendorong para peternak agar tidak hanya bergantung pada pakan alami/gembala yang lahannya semakin sempit, tetapi mampu memanfaatkan potensi lokal untuk memproduksi pakan sendiri. Dengan bahan baku yang tersedia di sekitar kita, seperti hijauan, limbah pertanian, dan hasil samping agroindustri, para peternak dapat mengolah pakan bernutrisi dengan biaya yang lebih terjangkau.

Lebih lanjut Asharrini menambahkan Pelatihan ini menjadi sangat penting karena Pakan merupakan 70 persen dari biaya usaha ternak. Dengan menguasai teknik pembuatan pakan, peternak dapat menekan biaya produksi. Selain itu Kualitas pakan menentukan kualitas ternak. Ternak yang diberi pakan bergizi akan lebih sehat, produktif, dan bernilai jual tinggi. Kemudian kemandirian peternak. Dengan keterampilan membuat atau mengolah pakan sendiri, maka kelompok ternak akan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasar.

“Kami berharap kepada seluruh peserta pelatihan,khususnya tujuh kelompok calon penerima bantuan, agar benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan baik menyerap ilmu dari para Narasumber, dan yang terpenting adalah mengaplikasikan pengetahuan ini dalam usaha ternak sehari-hari. Dengan demikian, bantuan pemerintah yang telah diberikan akan memberikan manfaat nyata, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi kesejahteraan kelompok”tuturnya

Dilokasi yang sama Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu Anang Budiarso menambahkan bahwa pada kegiatan tersebut diikuti sebanyak 7 kelompok peternak yakni dari kelompok peternak kambing, kelompok sapi dan kelompok domba yang akan mendapatkan bantuan ternak.

“ Kegiatan ini dibiaya dari anggaran APBD Kota Palu di DPA Tahun 2025” ujarnya.


Dia Menerangkan bahwa lokasi pelaksanaan kegiatan ini yakni di kantor Pusat Pelayanan Peternakan Terpadu Kota Palu (Pusyanteknak) milik Pemkot Palu.


“Bagi masyarakat Kota Palu terutama di daerah sekitar layana ini mungkin ada keperluan atau membutuhkan layanan/informasi tentang kesehatan ternak, perkawinan secara ekseminasi buatan atau masalah masalah yang berkaitan dengan ternak bisa datang kesini untuk Konsultasi dan lain sebagainya ”bebernya

Menurutnya dalam hal pelayanan pihaknya akan melakukan upaya semaksimal mungkin, namun jika terjadi adanya kasus berat terkait kesehatan ternak yang tidak mampu diatasi maka pihaknya akan menyarankan untuk merujuk untuk ditangani oleh tenaga medis yang ada di dinas peternakan Provinsi Sulawesi Tengah.


“ kalau di Provinsi kliniknya sudah lengkap,sejauh ini kami hanya melayani seperti pemberian vitamin melakukan vaksinasi, pelayanan yang ringan yang sudah dianggarakan di APBD”terangnya.(Hi)

Baca Juga