Dosen Tamu di UNDIP, Dr. Rijal ungkap Konsepsi Analisis Ekonomi dalam Perspektif Penataan Ruang

Kabag Organisasi Setda Kota Palu Dr Rizal Arma. foto : IST

Semarang – Program studi Sarjana Terapan Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Semarang menyelenggarakan kuliah dosen tamu (guest lecture). Kuliah dosen tamu dengan mendatangkan Dr. Ahmad Rijal Arma, S.E,M.M.pada Rabu, (30 Oktober 2024).

Adapun Tema perkuliahan mengangkat topik peranan analisis ekonomi dalam penataan ruang. Dr. Ahmad Rijal Arma, S.E.,M.M merupakan birokrat di lingkungan Pemerintah Kota Palu, saat ini diberi amanah sebagai Kepala Bagian Organisasi, Setda Kota Palu.

Dr.Rijal sapaan akrabnya, menguraikan banyak hal terkait konsepsi analisis ekonomi dalam perspektif penataan ruang.

“Kita tahu bersama bahwa permasalahan fundamental ekonomi yakni adanya keterbatasan (scarcity), pilihan (choices), dan pengambilan keputusan (Decicion Making ) sehingga perlu mengelola sumber daya atau faktor-faktor ekonomi seperti tanah, modal, tenaga kerja, dan jiwa kewirausahaan secara bijak.”Kata Dr Rizal

Oleh karena itu menurutnya, pemanfaatan tanah harus dikelola secara arif dengan melakukan penataan ruang meliputi sistem perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang serta pengendalian pemanfaatan ruang. Ending dari penataan ruang agar ruang wilayah kita, aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.

lebih Lanjut Dr Rizal menuturkan hal ini bisa dilihat dengan terbangunnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan, terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan tetap memperhatikan sumber daya manusia, serta terwujudnya pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang.

Selanjutnya, Dr. Rijal yang merupakan alumni Doktor Ilmu Ekonomi Unhas, juga menjelaskan pemanfaatan analisis ekonomi dalam penataan ruang seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, kemiskinan, inflasi, indeks pembangunan manusia, serta ketimpangan wilayah (Indeks Williamson dan indeks Entropi Theil) dan ketimpangan pendapatan antar penduduk (Rasio Gini) serta analisis potensi perekonomian wilayah meliputi analisis Location Quotient (LQ), analisis shift share, dan analisis tipologi Klassen.

Dr. Rijal berharap penataan ruang yang ideal ketika mampu mendorong perbaikan dalam indikator makro pembangunan daerah. Olehnya, keterpaduan dan integrasi perencanaan yang bersifat spatial dan aspatial harus dilakukan sebaik mungkin. Dipenghujung perkuliahan ,

Dr. Rijal mengungkapkan bahwa permasalahan kota, lebih spesifik lagi permasalahan penataan ruang tidak bisa terselesaikan hanya dengan menggunakan pendekatan satu disiplin ilmu saja, tapi dibutuhkan kolaborasi beragam disiplin ilmu.
“Saya berpikir, kuliah dosen tamu Program studi Sarjana Terapan Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro yang dilakukan hari ini dengan dosen tamu berlatar belakang ilmu ekonomi menjadi penguat dan pengakuan kolaborasi multi disiplin ilmu.” urai Dr. Rijal sembari menyudahi perkuliahan dosen tamu.(Mid)

Baca Juga