PALU – Direktur Pengendalian dan plt Direktur Pengukuran kelembagaan Pancasila BPIP Mohammad Fahrul Rozi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Palu, dimana Kota Palu sebagai Kota yang pertama di Indonesia yang mengukur Aktualisasi Nilai Pancasila di Indonesia dan juga menjadi contoh bagi daerah Kota / Kabupaten lainnya terkait hal ini.
menurutnya apa yang di lakukan di Kota Palu saat ini semoga bisa menginisiasi daerah lain untuk melakukan hal serupa, Pengukuran Aktualisasi Pancasila (PAP) ini sebenarnya sudah ada sejak 3 tahun lalu dan baru kali peetama ini kita laksanakan yakni di kota Palu
” Artinya hal ini membanggakan bagi kita semua bahwa kota palu di jadikan pilot Projek untuk di terapkan di kota kota lainnya. “kata Mohammad Fahrul Rozi pada kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun bertajuk Diseminasi dan Evaluasi Pengukuran Indeks Aktualisasi Pancasila Kota Palu bagi Kepala OPD dan pemangku kepentingan di Kota Palu, bertempat di Salah Satu Hotel di Kota Palu, Selasa (22/10)
Menurutnya bahwa saat ini pihaknya juga tengah menggarap hal serupa di Provinsi Jawa timur dengan skala provinsi, harapannya hal ini juga dapat diberlakukan di seluruh provinsi yang lain.
Dia menerangkan bahwa ada 23 indikator sehingga hal itu bisa terlaksana dimana indikator tersebut diukur berkat kerjasama dengan pihak BPS RI
“untuk survey tahun 2024 akan dimulai penilaiannya pada januari 2025 selama empat bulan nantinya.hasilnya bisa dilihat di bulan juni 2025″bebernya.
Kata dia BAP ini diterapkan agar supaya masyarakat indonesia benar benar mengaplikasikan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari
“ini adalah sebagai langkah awal dari pemerintah untuk mengukur bagaimana aktualisasi nilai pancasila dimasyarakat itu bisa diterapkan atau tidak”bebernya.
Dia menerangkan bahwa untuk kota palu itu indikatornya yakni adanya unsur unsur Kearifan Lokal dan kearifan budaya
“dengan memasukan hal itu maka bukan hanya mengukur nilai pancasila saja tapi nilai budaya kearifan lokal masyarakat juga termasuk”tuturnya
Sementara Kaban Kesbangpol Kota Palu Ansyar Sutiadi menerangkan bahwa Terkait Kearifan Lokal dalam hal ini Kota Palu telah mempunyai Perda tentang kelembagaan Adat
“Pancasila digali dari adat budaya yang tumbuh berkembang di masyarakat di seluruh Indonesia kemudian termasul dari nilai agama pula “tuturnya
Selain itu kata Ansyar Kota Palu telah memiliki peraturan tentang adanya Satgas Pancasila yang menjaga nilai nilai Aktualisasi Pancasila di tengah masyarakat.
“Selain itu hal ini terkait dengan peredaran Narkoba dimana hal itu pula yang diukur”. bebernya
Lebih Lanjut kata Ansyar bahwa terkait ini bukan hanya asal mengukur kearifan lokal semata tapi harus ada Regulasi dan perangkat yang bekerja dan kemudian itulah yang kita ukur Efektifitasnya.
“hal ini pula yang akan mengungkit keberhasilan kita dalam penerapan nilai nilai pancasila”bebernya
Lebih lanjut kata Ansyar pihaknya sangat bersyukur atas capaian yang telah di raih itu dimana menurutnya hal tersebut diawali dengan nota kesepahaman yang lakukan Pemkot dengan BPIP
” Ternyata hal tersebut yang pertama di Indonesia dimana Palu diantara Kabupaten Kota yang ada adalah kota yang pertama melakukan pengukuran Indeks Aktualisasi nilai pancasila”terangnya
Kata Ansyar Untuk tingkat Provinsi itu pengukurannya dilakukan oleh BPIP dan untuk Kota Palu itu dilakukan oleh Pemkot Palu bekerjasama dengan BPS RI dan di fasilitasi oleh BPIP
” ini juga yangvakan kita tularkan kepada seluruh Kab/Kota yang ada di Indonesia untuk mengukur tingkat Aktualisasi Nilai nilai Pancasila di Indonesia”tutupnya.MID