PALU – Pemerintah Kota Pemkot Palu gelar rapat Rencana Pembukaan jalur pada Jembatan 1 dan Jembatan 3 Kota Palu, bertempat di Rumah Wali Kota Palu, Selasa (19/5)
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengatakan bahwa Rencana Pembukaan kembali dua arah didua Jembatan tersebut akan mulai dibuka pada tanggal 1 Juni 2026.
“Pemberlakuan satu arah pada dua jembatan tersebut itu di lakukan pada tahun 2011, olehnya seiring dengan berjalannya waktu hingga 15 tahun lamanya,tentunya pemahaman masyarakat kota Palu tentang disiplin berkendara sudah semakin meningkat” ujarnya
Menurutnya Pembukaan yang dimulai dengan ujicoba pada tanggal 1 Juni nantinya akan dapat terus dipantau dan dikaji dengan harapan agar pembukaan jalur itu nantinya akan sesuai dengan sasaran yang diharapkan nanti nya
“Saya setuju dengan pembukaan kembali dua arah jalan akses di kedua jembatan tersebut yang bertujuan guna efisiensi yang berkaitan dengan perekonomian khususnya bagi para pengguna jalan”bebernya
Dari Pembukaan Jalur ini Kata Hadi diharapkan akan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat kota Palu
“Untuk Traffick di kota Palu saat ini semakin tinggi,olehnya Rekayasa jalan juga harus menjadi solusi disisi lain masyarakat juga berharap pelebaran jalan juga bisa dilakukan”tuturnya
Kadishub Kota Palu Trisno Yunianto mengimbau kepada para pengguna jalan untuk dapat menaati peraturan dalam berlalu lintas
Dia berharap bahwa dengan terbukanya kembali akses dua arah pada dua jembatan tersebut akan dapat membantu masyarakat dalam hal transportasi
Dia menerangkan adapun jalur yang akan di buka untuk Jembatan 1 Palu yakni bagi pengendara dari arah barat ke timur akan melewati Maesa masuk ke jembatan 1 melintas di Jln S Gumbasa atau S Wera.
Sedangkan untuk Jembatan 3 dar arah timur ke barat akan terbuka dua arah tepatnya dari arah Traffic light jln Diponegoro masuk ke jln Wahid hasyim dan akan melintas di jembatan 3 kemudian belok kiri ke jalan Rajamoili.jelasnya.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pihak diantaranya Pihak Polresta Palu, plt Kepala Bappeda Kota Palu, plt Kadis PU Palu, Camat se-Kota Palu, pihak Balai Perhubungan Darat,serta sejumlah unsur terkait lainnya.(Hi).