PALU – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah Moh Rifani Pakamundi mengungkapkan bahwa untuk Realisasi Investasi daerah di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2025 mencapai senilai Rp.127 Triliun terhitung dari bulan Januari hingga Desember.
Menurutnya dengan pencapaian tersebut Sulawesi Tengah telah menduduki posisi kelima sebagai daerah dengan capaian realisasi tertinggi secara nasional.
“Alhamdulillah,kita di posisi kelima untuk realisasi nasional, Sulteng masuk 5 besar dan tertinggi di luar Pulau Jawa,” kata Rifani yang di temui di ruang kerjanya pada Kamis (22/1).
Rifani juga mengungkapkan bahwa Sulteng juga menempati posisi pertama untuk capaian realisasi investasi hilirisasi nasional sebesar Rp110 triliun,
Menurutnya dari total capaian realisasi investasi di 2025, Penanaman Modal Asing (PMA) lah yang berkontribusi besar hingga dengan nilai Rp119 triliun.
Sedangkan menurut Rifani di sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) itu juga turut berkontribusi dengan nilai besaran Rp7,9 triliun.
Lebih Lanjut Rifani menerangkan berdasarkan data untuk daerah yang menjadi sasaran investasi tertinggi di Sulteng, Rifani menyebut ada 5 daerah yang ada di Sulteng, dengan posisi yakni Kabupaten Morowali dengan jumlah investasi mencapai Rp110,5 triliun.
Kemudian, Kabupaten Morowali Utara sebesar Rp9,7 triliun.
Berikut posisi ketiga yakni Kabupaten Banggai dengan nilai Rp3 triliun.
Kemudian di posisi keempat Kota Palu sebesar Rp1,9 triliun
danbKabupaten Donggala Rp886 miliar.
Lebih lanjut Rifani menerangkan bahwa capaian investasi tersebut terealisasi oleh beberapa sektor diantara lain sektor industri logam dasar senilai Rp92,2 triliun, kemudian sektor pertambangan Rp11,1 triliun, dan yang terakhir yakni sektor industri kimia dan farmasi Rp10,3 triliun.tutupnya (Hi)