PALU – Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes menjadi salah satu narasumber dalam Talkshow “Food Waste Food Wise”, bertempat di Hotel Parama Su Kota Palu.Jumat (13/12)
Dalam pemaparannya, Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido menjelaskan bahwa, Food Waste merupakan limbah makanan yang berasal dari makanan yang masih layak dikonsumsi.
Tetapi, menurutnya limbah tersebut tidak dimanfaatkan atau terbuang dalam proses produknya, distribusi, hingga konsumsi.
menurutnya Food Waste penting untuk dikelola, kata Reny karena memiliki dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Kata dia Salah satu dampak lingkungannya seperti, limbah makanan yang terbuang, menghasilkan gas metana saat membusuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga berkontribusi pada perubahan iklim.
“Sementara dari segi dampak ekonomi, salah satunya adalah limbah makanan menyebabkan kerugian besar di sektor rumah tangga, bisnis, dan nasional”bebernya
Di samping itu juga,tambah Reny, Food Waste mengancam keberlanjutan sistem pangan global, terutama dalam menghadapi pertumbuhan populasi.
Lebih lanjut kata Reny Kebijakan Pemerintah Kota Palu dalam mengurangi sampah makanan yakni Wali Kota Palu melalui dokumen Jakstrada Kota Palu, merancang strategi pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk edukasi untuk mengurangi sampah makanan di tingkat rumah tangga.
Turut hadir sebagai salah satu narasumber yakni Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir dan pihak lainnya.
Terkait itu Ibnu mundzir, menuturkan bahwa sampah food waste dikota palu, yang bersumber dari sisa makanan, khususnya dalam proses konsumsi dan distribusi.
” menurut data yang ada di SIPSN (sistem informasi pengelolaan sampah nasional) kota palu, mencapai 70 persen,hal ini tergolong besar diatas rata rata nasional”sebutnya
Sehingga Kata Ibnu perlu upaya bersama untuk menurunkannya, melalui serangkaian edukasi, pubikasi dan regulasi lokal.
“Harapannya kota palu, bisa berkontribusi dalam perwujudan asta cita pemerintahan presiden prabowo, melalui kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan, hal ini sejalan dengan tujuan SDGs.”tutup Sekretaris DLH Palu Ibnu Mundzir.(Mid)