Kadis Damkarmat Palu Luncurkan Inovasi Upaya Pemadaman Kebakaran dengan Pemberdayaan Masyarakat

Foto. Dok: Humas Damkarmat Kota Palu

PALU – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu Hasan Lahinding merancang sebuah Inovasi dalam upaya memudahkan pemadaman Kebakaran serta menekan Naiknya Jumlah Kasus Kebakaran di Kota Palu dengan cara pemberdayaan Masyarakat dalam bentuk Sosialisasi dengan menyasar masyarakat pada Kategori Milenial dan Gen-z


“ Jadi saya mengangkat hal ini karena saya ingin memberdayakan masyarakat khususnya Generasi Milenial dan Gen-Z,karena berdasarakan pengamatan saya, sejauh ini jikalau ada kejadian kebakaran di kota Palu ternyata kategori masyarakat yang paling banyak itu yakni Genarasi milenial dan Gen-Z yang paling banyak berada di lokasi dan menyaksiakan kejadian tersebut” Kata Hasan


Bahkan kata Hasan kehadiran mereka di lokasi kebakaran itu dirasakan menjadi sebuah hambatan bagi petugas yang akan mengakses titik kebakaran karena mereka berkumpul dijalan yang akan dilalui mobil pemadam yang ada
“ olehnya itu saya berpendapat bahwa mereka ini harusnya diberi pengetahuan terkait bagaimana tekhnik pemadaman itu dilakukan,minimal informasi atau pengetahuan yang meraka dapatkan itu akan akan berguna untuk dirinya sendiri atau meneruskan lagi pengetahuan itu kepada keluarga dan lingkungan mereka” ujarnya


Terkait ini Hasan juga mengaku bahwa dalam upaya untuk menyampaikan Inforamsi ini secara luas pihaknya telah turun ke masayarakat tentang itu, baik itu di Ruang Lingkup Pendidikan,diKelurahan, dan Area Publik seperti Mall di Kota Palu .
“Alhamdulillah, respon dari masyarakat cukup baik, apalagi disekolah sekolah yang kita kunjungi itu meminta bahwa kegiatan ini sangatlah bagus sehingga mereka menginginkan agar kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan paling tidak setahun sekali” bebernya


lebih lanjut Hasan menerangkan sudah menjadi kebiasaan bahwa setiap manusia pasti memiliki niat untuk membantu ketika melihat orang yang lagi susah, hanya saja karena ketidaktahuan, akhirnya mereka hanya datang untuk nonton serta ada juga yang hanya berfoto Selfi dan lain sebagainya.
“ beberapa hal yang perlu mereka ketahui yakni bagaimana cara untuk membantu memudahkan proses pemadaman kebakaran itu dengan cara memberikan ruang kepada Petugas”.ujarnya


Hasan berharap kepada masyarakat setelah mengetahui tentang bagaimana cara untuk bisa membantu Pemadam kebakaran atau membantu korban kebakaran ,paling tidak dengan memberikan bantuan agar petugas pemadam kebakaran lancar dalam melaksanakan tugasnya
“dalam hal ini kami sudah juga memberi pengetahuan tentang tehnik pelatihan ringan itu artinya bagaimana teknik memadamkan api kecil dengan menggunakan APAR selain itu juga dengan cara tradisional dengan menggunakan karung dan kemudian mereka sudah paham”, ucapnya


kata Hasan sasaran dari program ini yakni pada Gen-Z dan generasi milenial yang ada di tengah tengah masyarakat dalam hal ini pihaknya bersyukur bahwa Animo anak anak Pelajar yang didatangi itu cukup baik,
“bahkan pihak sekolah meminta kalau bisa kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun , selain menyasar ke Gen-Z yang ada di sekolah SMA dan Milenial yang berda ditengah masyarakat kita juga turun bersosialisasi di Mall dimana pihak Mall juga sangat berterima kasih, serta di beberapa kelurahan juga kita sudah turun” ungkapnya


Hasan Juga mengaku bahwa Inovasi yang dilakuakan ini merupakan Proyek Perubahan (Proper) dalam rangka keikut sertaan dirinya sebagai (Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional ) PPKN tingkat 2 yang di laksanakan di Bandung Jawa Barat.


Dalam Rangka keberlanjutan Proper ini Hasan berharap agar pada Perencanaan Jangka menengah, hal ini harus betul betul dapat di laksanakan , termasuk memberi pengetahuan di sekolah sekolah,serta di 46 kelurahan di Kota Palu, semestinya juga melaksanakan program ini


“semoga di tahun 2025 nanti anggarannya dapat tersedia, untuk itu.karena kalau saya melihat situasi saat ini dikota palu yang mana jumlah kasus kebakaran itu,terus meningkat olehnya hal ini menjadi salah satu cara dengan terus memperbanyak sosialisasi agar bagaimana kita bisa memberdayakan masyarakat” paparnya


Kesempatan Sama Kepala Bidang (Kabid) Sarana Teknis Dinas Damkarmat Kota Palu Joko Sarmanto menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan pelatihan ini ditengah masyarakat maka sekurang kurangnya mereka akan tahu apa yang harus dilakukan seperti ketika melihat kejadian kebarakan maka hal yang paling penting adalah mereka segera menghubngi Call Centre Petugas Pemadam Kebakaran di 0451 423113 ketimbang hanya ambil HP lalu mengaploud dimedsos atau hanya berfoto Selfie dilokasi
“ hal yang juga sering di jumpai yakni tertutupnya akses menuju ke lokasi kebakaran karena terlalu banyak masyarakat yang hanya menonton” bebernya
kata Joko pihaknya berharap agar generasi Milenial dan Gen-Z ini nantinya akan membantu Petugas kebakaran dengan mencarikan jalan akses Alternatif kepada Petugas ketika jalan yang akan dilalui petugas itu macet


“ Kemudian kita juga berharap agar mereka yang sudah diberi pengetahuan itu dapat pula menunjukan Sumber Air terdekat yang bisa di gunakan oleh unit Damkar , karena biasanya kalau kasus kebakaran besar maka kami butuh sumber air yang berlimpah yang tidak jauh dari TKP”jelasnya
Lebih lanjut akata Joko bahwa dalam hal teknik pada beberapa kejadian kebakaran masyarakat biasa mau merebut Selang padahal mereka tidak tahu bahwa disekitar area tersebut masih Panas.


“ kita juga mengajarkan kemereka bahwa teknik penanganan kebakaran itu yakni pertama dengan mendinginkan dulu disekitar lokasi barulah kemudian menyerang di Pusat Kobaran apinya”.tutupnya.


Adapun Sejumlah Sekolah yang telah di laksanakan Pelatihan dan Sosialisasi tersebut yakni SMAN 1 Palu, SMAN 2 Palu, SMK 7 Palu ,SMK 1 Palu dan SMA Labschool Palu. sedangkan untuk pelaksanaan berbasis masyarakat yakni di Kelurahan Talise ,Kelurahan Birobuli Utara, dan Kelurahan Besusu Barat. adapun yang menjadi dasar dipilihnya Lokasi tersebut yakni atas dasar bahwa di daerah tersebut termasuk daerah Rawan kebakaran.(MID)

Baca Juga