Kementerian Keuangan Berikan Rp5,5 Miliar kepada Donggala untuk Program Stunting

Pj Bupati Donggala, Moh. Rifani. photo: ist

DONGGALA – Kabupaten Donggala menerima dana insentif sebesar lebih dari Rp5,5 miliar dari Kementerian Keuangan sebagai bentuk apresiasi atas upaya signifikan dalam menurunkan angka stunting.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan keberhasilan Kabupaten Donggala dalam menjalankan berbagai program yang fokus pada penurunan prevalensi stunting, atau kekurangan gizi kronis, di wilayahnya.

Pj Bupati Donggala, Moh. Rifani, mengungkapkan bahwa dana tersebut merupakan dukungan dari pemerintah pusat atas kinerja pemerintah daerah.

“Kami sangat bersyukur dengan apresiasi ini. Dana insentif akan kami gunakan secara optimal untuk mempercepat penanganan stunting di Kabupaten Donggala,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dana ini akan dialokasikan ke beberapa program utama seperti penyediaan makanan tambahan untuk anak-anak, promosi makan ikan, dan insentif bagi tenaga pendamping keluarga.

Kabupaten Donggala berhasil menempatkan dirinya di posisi lima besar dalam penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Tengah, bersama Kabupaten Buol, Morowali, Morowali Utara, dan Tolitoli.

Pencapaian ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024.

Rifani menambahkan, dengan adanya penghargaan ini, Donggala semakin optimis dalam mewujudkan generasi unggul yang sehat dan cerdas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Keputusan pemberian dana insentif tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 353 Tahun 2024, yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Dana tersebut diharapkan mampu mempercepat program penanganan stunting sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Donggala berkomitmen untuk terus mengoptimalkan langkah-langkah penurunan stunting.

Program-program yang tepat sasaran menjadi fokus utama dalam mengatasi masalah gizi kronis di kalangan anak-anak, dengan tujuan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Donggala.

Hal ini juga menjadi peluang bagi Donggala dalam meningkatkan kesejahteraan warganya melalui penguatan infrastruktur dan layanan kesehatan.NTZ/HMD

Baca Juga